Sejumlah pulau kecil tak berpenghuni yang berada di dekat pantai selatan di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan diberdayakan sebagai objek wisata bahari.
“Pulau-pulau kecil tersebut masih dalam tahap identifikasi, apakah ada ekosistem yang hidup di sana atau tidak,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Eko Subiantoro.
Ia mengatakan, proses identifikasi dilakukan oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baik melalui laut maupun darat.
“Dari 22 pulau yang ditemukan, enam di antaranya terlihat menonjol karena mudah dilihat dan lokasinya dekat dengan pantai,” katanya.
Sejumlah pulau yang lain, hanya berupa pulau karang yang terkadang tidak nampak karena tertutup air laut.
Potensi di beberapa pulau sudah dapat diidentifikasi, kata dia, dan saat ini sedang diupayakan untuk dikelola.
Pulau-pulau tersebut antara lain Pulau Timang, Kukup, dan Watulawang yang terletak tidak jauh dari bibir pantai.
“Di pulau-pulau tersebut dapat ditemukan habitat biota laut yang dapat dikembangkan dan memang harus dilestarikan,” katanya.
“Menurut dia, Pulau Kukup memiliki potensi flora dan fauna laut sudah mulai menarik banyak pengunjung. Sedangkan di Pulau Timang, sudah dikembangkan sarana wisata alam seperti gantole,” katanya.
Ia mengatakan, keberadaan sarana pariwisata seperti itu membawa keuntungan bagi masyarakat di sekitar Pulau Timang, karena mereka dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan perekonomian.
“Potensi wisata bahari merupakan salah satu sektor andalan di Gunungkidul, sehingga pemerintah daerah terus berupaya untuk mengembangkan sektor ini,” kata dia.
Selain potensi wisata bahari, pulau-pulau tersebut juga dapat dikembangkan sebagai potensi kelautan yang lain yaitu sebagai pelabuhan ikan.
Sumber: media-indonesia.com
“Pulau-pulau kecil tersebut masih dalam tahap identifikasi, apakah ada ekosistem yang hidup di sana atau tidak,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Eko Subiantoro.
Ia mengatakan, proses identifikasi dilakukan oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baik melalui laut maupun darat.
“Dari 22 pulau yang ditemukan, enam di antaranya terlihat menonjol karena mudah dilihat dan lokasinya dekat dengan pantai,” katanya.
Sejumlah pulau yang lain, hanya berupa pulau karang yang terkadang tidak nampak karena tertutup air laut.
Potensi di beberapa pulau sudah dapat diidentifikasi, kata dia, dan saat ini sedang diupayakan untuk dikelola.
Pulau-pulau tersebut antara lain Pulau Timang, Kukup, dan Watulawang yang terletak tidak jauh dari bibir pantai.
“Di pulau-pulau tersebut dapat ditemukan habitat biota laut yang dapat dikembangkan dan memang harus dilestarikan,” katanya.
“Menurut dia, Pulau Kukup memiliki potensi flora dan fauna laut sudah mulai menarik banyak pengunjung. Sedangkan di Pulau Timang, sudah dikembangkan sarana wisata alam seperti gantole,” katanya.
Ia mengatakan, keberadaan sarana pariwisata seperti itu membawa keuntungan bagi masyarakat di sekitar Pulau Timang, karena mereka dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan perekonomian.
“Potensi wisata bahari merupakan salah satu sektor andalan di Gunungkidul, sehingga pemerintah daerah terus berupaya untuk mengembangkan sektor ini,” kata dia.
Selain potensi wisata bahari, pulau-pulau tersebut juga dapat dikembangkan sebagai potensi kelautan yang lain yaitu sebagai pelabuhan ikan.
Sumber: media-indonesia.com
Advertisement


